<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Push Your Limit n Destroy It!!!</title>
	<atom:link href="http://willycar.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://willycar.wordpress.com</link>
	<description>Fast Car Start From Great Driver Inside</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Dec 2009 13:19:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='willycar.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/455297df19446da1e007bd350a4448b2?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Push Your Limit n Destroy It!!!</title>
		<link>http://willycar.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://willycar.wordpress.com/osd.xml" title="Push Your Limit n Destroy It!!!" />
		<item>
		<title>Cara Hemat Bahan Bakar dan Ramah Lingkungan</title>
		<link>http://willycar.wordpress.com/2009/12/16/cara-hemat-bahan-bakar-dan-ramah-lingkungan/</link>
		<comments>http://willycar.wordpress.com/2009/12/16/cara-hemat-bahan-bakar-dan-ramah-lingkungan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 13:19:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willycar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motor]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[mobil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willycar.wordpress.com/?p=1723</guid>
		<description><![CDATA[Banyak pada pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil yang menginginkan kendaraannya dapat memperkecil konsumsi BBM kendaraannya seefisien mungkin. Tetapi setelah hampir 6bulan ini saya berjalan 35KM dari rumah ke kampus dan ke rumah lagi dan melewati banyak jenis kondisi perjalanan. Tetapi pada kenyataannya banyak para pengendara dan pengemudi ini hanya sampai di mulut saja rasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1723&subd=willycar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Banyak pada pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil yang menginginkan kendaraannya dapat memperkecil konsumsi BBM kendaraannya seefisien mungkin. Tetapi setelah hampir 6bulan ini saya berjalan 35KM dari rumah ke kampus dan ke rumah lagi dan melewati banyak jenis kondisi perjalanan. Tetapi pada kenyataannya banyak para pengendara dan pengemudi ini hanya sampai di mulut saja rasa ingin hemat bahan bakar, tidak sampai pada tindakannya. Mau bukti??? Kalau memang mau menghemat konsumsi BBM kenapa setiap lampu merah menjadi hijau para pengendara pasti menarik gas hingga rpm tinggi dan cara pengendaraannya yang sangat tidak sesuai dengan apa <span id="more-1723"></span>yang mereka inginkan.</p>
<p>Saya memiliki satu cara dan ini memang merupakan inti dari pembahasan kita pada kali ini.</p>
<p><strong>MATIKAN MESIN KENDARAAN ANDA SAAT TERJEBAK LAMPU MERAH</strong></p>
<p>Ada yang mau beri komentar??? Ssstttt&#8230;. Tunggu dulu, baca dulu penjelas saya dulu&#8230;.</p>
<p>Ya, ini merupakan cara termudah dan berakibat yang sangat signifikan bagi lingkungan kita. Kita cukup mematikan mesin kendaraan kita saat sedang menunggu lampu merah tersebut menjadi hijau.</p>
<p>Pertanyaan yang mungkin terlintas di benak kawan &#8211; kawan:</p>
<p>Q: Dari mana kita tahu seberapa lama lampu merah itu akan menyala???</p>
<p>A:Hampir seluruh lampu merah dijalan protokol sudah memiliki seberapa lama lampu merah tersebut menyala (dalam detik). Dengan begitu kita bisa mengetahui seberapa lama lagi lampu merah tersebut akan menyala. Dan apabila angka pada lampu merah sudah berada dibawah 10detik, barulah kita menyalakan mesin kita sebagai jarak waktu kita untuk manyalakan mesin. Nah, memang masih ada beberapa lampu merah yang belum dilengkapi dengan angka seberapa lama lampu merah menyala. Caranya mudah, bagi anda yang hampir setiap hari melewati jalan tersebut pasti anda tahu giliran jalur mana yang akan lampu hijau selanjutnya. Dengan begitu anda juga memiliki perkiraan untuk menyalakan mesin.</p>
<p>Selain itu, coba tanamkan tindakan ini pada benak anda untuk</p>
<p><strong>TIDAK MEMAINKAN GAS SAAT MENUNGGU LAMPU MERAH</strong></p>
<p>Selama beberapa bulan ini saya kuliah dengan jarak yang cukup lumayan, saya memperhatikan beberapa teman rider yang tidak sabar dengan lampu merah sehingga sering kali mereka memainkan gas pada kendaraan mereka. TAHUKAH ANDA??? Untuk motor atau mobil yang masih memakai Karburator, terdapat sebuah pompa yang disebut pompa akselerator. Sehinnga apabila gas dimainkan pada pompa akselerator pun akan menyemburkan bensin yang jauh lebih banyak dari pada biasanya, otomatis konsumsi BBMpun menjadi lebih boros. Begitupun bagi kendaraan yang sudah memakai sistem injeksi.</p>
<p><strong>COBA TEMAN &#8211; TEMAN (BAIK PENGGUNA MOTOR MAUPUN MOBIL) MERENUNGKAN HAL INI. MUNGKIN ANDA HANYA PERPIKIR &#8220;HAL SEPERTI ITU TIDAK AKAN MEMBANTU MEMULIHKAN DUNIA KITA YANG SEDANG SAKIT&#8221;. TETAPI, COBA PIKIRKAN KALAU 35% (PERSENTASENYA GA USA BANYAK&#8221; DULU, KARENA GA SEMUA RIDER &amp; DRIVER MEMBACA POSTING INI <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ) DARI SELURUH PENGENDARA MELAKUKAN HAL INI. COBA BAYANGKAN BAGI KELANGSUNGAN DUNIA KITA, PENGHEMATAN BBM YANG KITA GUNAKAN, DAN UANG YANG KITA ALOKASIKAN UNTUK BIAYA TRANSPORT PASTI AKAN LEBIH KECIL.</strong></p>
<p>Ada pendapat lain????</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willycar.wordpress.com/1723/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willycar.wordpress.com/1723/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willycar.wordpress.com/1723/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willycar.wordpress.com/1723/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willycar.wordpress.com/1723/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willycar.wordpress.com/1723/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willycar.wordpress.com/1723/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willycar.wordpress.com/1723/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willycar.wordpress.com/1723/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willycar.wordpress.com/1723/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1723&subd=willycar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willycar.wordpress.com/2009/12/16/cara-hemat-bahan-bakar-dan-ramah-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc0b5ce9b41efb9c9d7fa2296ef1980d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">2fast</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sistem Kemudi</title>
		<link>http://willycar.wordpress.com/2009/12/12/sistem-kemudi/</link>
		<comments>http://willycar.wordpress.com/2009/12/12/sistem-kemudi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 09:58:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willycar</dc:creator>
				<category><![CDATA[mobil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willycar.wordpress.com/?p=1720</guid>
		<description><![CDATA[INTRODUCTION
Hampir seluruh sistem kemudi kebanyakan menggerakkan roda bagian depan pada kendaraan, walaupun ada kendaraan yang sistem kemudinya menggerakkan roda bagian belakang diantaranya forklift.
Sistem kemudi merupakan perangkat wajib yang dimiliki oleh setiap kendaraan bermotor untuk mengarahkan kendaraan tersebut kearah yang diinginkan oleh pengemudinya. Perlu diingat, sistem kemudi hanya mengarahkan roda pada kendaraan bukan mengarahkan kendaraannya. Tetapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1720&subd=willycar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>INTRODUCTION</strong></p>
<p>Hampir seluruh sistem kemudi kebanyakan menggerakkan roda bagian depan pada kendaraan, walaupun ada kendaraan yang sistem kemudinya menggerakkan roda bagian belakang diantaranya forklift.</p>
<p>Sistem kemudi merupakan perangkat wajib yang dimiliki oleh setiap kendaraan bermotor untuk mengarahkan kendaraan tersebut kearah yang diinginkan oleh pengemudinya. Perlu diingat, sistem kemudi hanya mengarahkan roda pada kendaraan bukan mengarahkan kendaraannya. Tetapi efeknya nanti akan berimbas pada arah gerak kendaraan. Salah satu bukti bahwa steer hanya menggerakkan roda kendaraan adalah coba kendarai mobil yang tidak dilengkapi oleh sistem ABS lalu kendarai dijalan kosong dengan kecepatan yang cukup tinggi. Setelah itu lakukan pengereman secara mendadak hingga ban tersebut mengunci (lock) lalu coba anda langsung belokan steering wheel anda. Saat ban mengunci dan steer di gerakkan maka ban akan tetap bergerak kearah kiri atau kanan tetapi bodi mobil tidak ikut bergerak.<span id="more-1720"></span></p>
<p><strong>STEERING WHEEL</strong></p>
<p>Steering wheel dalam bahasa Indonesia disebut roda kemudi atau orang awam menyebutnya steer ini pertama kali diperkenalkan oleh Alfred Vacheron yang digunakannya pada mobil Panhard 4hp dalam kejuaraan Paris Rouen. Sejak saat itu banyak pabrikan – pabrikan yang menggunakan steering wheel dalam perangkat standard dalam setiap produknya. Dewasa ini seluruh kendaraan bermotor sudah menggunakan steering wheel dalam produknya, hanya saja dengan berjalannya waktu teknologi dalam steering wheelpun terus berkembang, seperti:</p>
<ul>
<li>Tilt Steering: Merupakan teknologi dimana roda kemudi dapat diatur naik turun sesuai tinggi pengemudinya, agar setiap pengemudinya tetapi mendapatkan kenyamanan dalam berkendara. Teknologi ini pertama kali diperkenalkan pada beberapa product General Motors di tahun 1963. Saat ini tilt steering sudah banyak diaplikasikan pada kendaraan – kendaraan baru kelas menengah hingga tinggi.</li>
<li>Telescope Steering: Merupakan teknologi dalam roda kemudi yang mana roda kemudi dapat digeser maju mundur atau mendekati dan menjauhi pengemudinya sesuai panjang dari tangan pengemudi. Sama sesuai dengan Tilt Steering, Telescope Steering juga dikembangkan oleh General Motor Saginaw Steering Gear Division yang pertama diperkenalkan pada Cadillac buatan 1965.</li>
<li>Adjustable Steering Coloumn: cara kerja Adjustable Steering Coloumn serupa dengan Tilt Steering yang membedakannya adalah Adjustable Steering Coloumn bekerja secara elektrik dan dapat menyimpan posisi tinggi roda kemudi sesuai tinggi pengemudinya.</li>
<li>Swing-away Steering Wheel: swing-away steering wheel merupakan teknologi dimana roda kemudi dapat digeser sejauh sembilan inch menjauhi pintu yang bertujuan agar pengemudi mudah apabila ingin keluar dari mobilnya. Teknologi ini pertama kali diperkenalkan pada mobil buatan Ford ThunderBird 1961.</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>STEERING COLOUMN</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Steering column terbagi menjadi 2 jenis, diantaranya: Collapsible dan Non-collapsible. Dewasa ini seluruh kendaraan berpenumpang dan sebagian besar kendaraan niaga sudah mengaplikasikan Collapsible Steering. Pada mobil – mobil jaman dahulu, baik tipe rack  and pinion maupun tipe recirculating ball penempatannya berada didepan axle. Tetapi dewasa ini penempatan rack diletakkan dibelakang axle dengan tujuan apabila terjadi tabrakan frontal, benturan akan menyerap axle shaft terlebih dahulu baru setelah itu rack shaft. Hal ini bertujuan agar efek benturan ke pengemudi dapat diminimalisir.</p>
<p><img src="http://www.saabcentral.com/%7Emunki/technical/suspension_steering/images/steering_column_large.gif" alt="http://www.saabcentral.com/~munki/technical/suspension_steering/images/steering_column_large.gif" width="471" height="363" /></p>
<ul>
<li><strong>COLLAPSIBLE </strong><img src="http://www.haima.com/2006/english2007/img/proimg/zxz.jpg" alt="http://www.haima.com/2006/english2007/img/proimg/zxz.jpg" width="297" height="215" /></li>
</ul>
<p>Tipe Collapsible adalah tipe dimana saat mobil terjadi tumbukan secara frontal maka secara otomatis steer akan langsung bereaksi agar tubuh pengemudi tidak langsung mengena roda kemudi. Sehingga keselamatan jiwa sang pengemudi dapat lebih terjamin. Tipe Collapsible juga memiliki beberapa jenis, diantaranya: Mesh type, Ball type, Solid silicone rubber sealed type.</p>
<ul>
<li>
<ul>
<li>Mesh type. Pada tipe ini mempunyai struktur mata       jaring dan main shaft-nya terdiri dari bagian atas dan bawah yang       disambung dengan plastik pin dan column bracketnya terdapat kapsul.       Sehingga apabila terjadi tumbukan yang keras, yang apabila gearbox       steering mendapat tekanan yang kuat, maka plastik pin pada main shaft       akan hancur sehingga main shaft bagian atas akan turun kebawah agar       bersentuhan dengan main shaft bagian bawah. Alhasil benturan antara tubuh       pengemudi dengan roda kemudi dapat dieliminir dengan baik.</li>
<li>Ball type: Pada tipe kali ini, column steeringnya       terdiri dari bagian atas dan bawah yang disambung ball bearing. Serta       main shaft bagian atas dan bawah yang sengaja dipisah akan disambungkan       dengan plastik pin. Apabila terjadi benturan yang keras yang membuat gear       box steering mendapat tekanan yang kuat maka plastik pin akan akan hancur       dan membuat tenaga akibat  benturan       akan diserap oleh bola bearing yang dipasang antara lower tube dan upper       tube.</li>
<li>Solid silicone rubber sealed type: Main shaft       tetap terdiri dari dua bagian atas dan bawah yang disambung dengan       plastik pin. Pada bagian dalam bawah main shaft di isi dengan silicon       rubber dan bracketnya dipasangkan caster wedge. Sehingga saat roda kemudi       mendapat tumbukan frontal yang kuat, maka bracket akan segera runtuh dan       main shaft akan segera menyusut. Dengan menurunnya main shaft maka       silicone rubber akan keluar melalui lubang orifice main yoke dalam rupa       tepung..</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>KEUNTUNGAN:</strong></p>
<ul>
<li>Dapat menjaga keselamatan pengemudi terhadap benturan yang keras karena sistem kemudi akan langsung patah dan hancur saat terjadi tumbukan.</li>
</ul>
<p><strong>KERUGIAN:</strong></p>
<ul>
<li>Main shaft yang kontruksinya tidak begitu kuat, maka jenis steering ini hanya cocok pada kendaraan penumpang.</li>
<li>Konstruksinya yang rumit sehingga membuat harganya menjadi mahal.</li>
<li>Apabila terjadi tumbukan yang membuat rusaknya main shaft, maka main shaft harus segera diganti dengan yang baru.</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<ul>
<li><strong>Non – Collapsible Steering</strong></li>
</ul>
<p>Pada tipe seperti ini, main shaft berhubungan langsung dengan steering gear box. Sehingga jenis konstruksi ini sangatlah kuat dan sangat cocok untuk kendaraan niaga seperti truk hingga container. Tetapi dibalik kuatnya konstruksi tipe Non – Collapsible steering, sangatlah berbahaya karena apabila terjadi kecelakan secara frontal maka main shaft dapat langsung menghantam tubuh pengemudi. Untuk menghubungkan antara main shaft dengan gear box ada beberapa cara, seperti:</p>
<ol>
<li>One Piece (sambungan langsung)</li>
<li>Universal joint &amp; Spline</li>
<li>Universal Joint</li>
<li>Flexible Joint</li>
</ol>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>STEERING GEAR</strong></p>
<p><strong> </strong>Selain untuk mengarahkan roda, steering gear juga berfungsi sebagai gig reduksi untuk meningkatkan momen agar roda kemudi menjadi ringan saat roda kemudi diputar. Untuk itu diperlukan  perbandingan reduksi yang disebut juga  perbandingan steering gear, dan biasanya perbandingan steering gear berada diangka 18 sampai 20 : 1. Semakin besar angka perbandingan steering gear, maka putaran roda kemudi akan semakin ringan tetapi akan semakin banyak juga putaran roda kemudi untuk membentuk sudut roda yang sama.</p>
<p>Ada beberapa tipe steering gear, tetapi dewasa ini tipe steering yang digunakan pada kendaraan bermotor adalah model worm and roller, model screw pin, model screw nut, worm and sector, model Rack and Pinion dan model Recirculating Ball.</p>
<p><strong>Worm and Roller</strong></p>
<p>Pada model ini, steering gear box model worm and roller di buat mirip dengan worm and sector. Hanya saja, apabila pada model worm and sector terdapat sector gear. Maka pada model ini terdapat captive roller yang dipasang sebagai pengganti sector gear. Pada saat steering shaft berputar hingga hourglass shape menyentuh roller, itu pertanda putaran kemudi sudah habis. Apabila tidak dipasang hourglass, maka besar kemungkinan roller dapat lepas dengan worm gear.</p>
<p><img src="http://static.howstuffworks.com/gif/gear-worm.jpg" alt="http://static.howstuffworks.com/gif/gear-worm.jpg" /></p>
<p><strong>Screw Pin</strong></p>
<p>Pada model ini, pin yang berbentuk yang berbentuk tirus bergerak sepanjang worm gear</p>
<p><strong>Screw Nut</strong></p>
<p>Pada model ini, ujung main shaft terdapat ulir yang skrup yang terpasang padanya. Pada skrupnya terdapat bagian yang menonjol dan dipasang tuas dengan tujuan sebagai rumahnya.</p>
<p><strong>Recirculatimg Ball</strong></p>
<p>Pada model recirculating ball terdapat worm yang dikelilingi oleh bola – bola yang dapat bersirkulasi pada recirculation channel. Sehingga saat roda kemudi diputar, maka bola – bola akan bersirkulasi disekeliling worm gear dan apabila sector gear sudah</p>
<p>mencapai gigi terakhir, itu menandakan putaran roda kemudi atau sudut arah roda sudah mencapai sudut maksimal. Model ini paling banyak digunakan pada kendaraan niaga berat dan mobil – mobil yang diciptakan untuk melewati medan berat.</p>
<p><img src="http://www.mbzponton.org/images/mb_steering1.jpg" alt="http://www.mbzponton.org/images/mb_steering1.jpg" /></p>
<p><strong>Rack and Pinion</strong></p>
<p>Sudah hampir seluruh mobil yang berkategori ringan hingga sedang menggunakan tipe Rack and Pinion. Rack and Pinion merupakan pertautan gigi – gigi yang mengubah dari arah gerak putar (rotation) ke arah gerak linier kiri dan kanan. Gigi yang bergerak berputar disebut gigi Rack, sedangkan gigi yang bergerak ke kiri dan ke kanan disebut Pinion.</p>
<p><img src="http://liecklongley.files.wordpress.com/2008/03/steering-power-rack1.jpg" alt="http://liecklongley.files.wordpress.com/2008/03/steering-power-rack1.jpg" /></p>
<p><strong>Steering Linkage</strong></p>
<p>Steering linkage berfungsi memindahkan tenaga dari roda kemudi ke roda – roda depan kendaraan. Pada steering linkage terdapat pitman arm, knuckle arm, adler arm, drag link, tie rod, dan tie rod end.<img src="http://www.motorera.com/dictionary/pics/P/parallelogram.jpg" alt="http://www.motorera.com/dictionary/pics/P/parallelogram.jpg" /></p>
<p><strong>SELF CONTROL STEERING</strong></p>
<p>Pada setiap kendaraan memiliki control dimana, roda kemudi dapat kembali keposisi semula tanpa harus kita mengeluarkan tenaga. Agar self control steering dapat terjadi apabila FMA (Front Wheel Alignment) di adjust dengan baik, seperti: Toe in, Toe out, Caster, Camber, dan King pin &amp; Offset.</p>
<p><strong>Toe</strong></p>
<p>Toe adalah selisih jarak antara roda depan dan belakang jika dilihat dari atas kendaraan. Fungsi Toe adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>koreksi camber: reaksi rolling camber menyebabkan      roda menggelinding kea rah luar oleh sambungan kemudi dipaksa bergerak      lurus kearah jalannya kendaraan akibatnya roda menggelinding dengan ban      menggosok pada permukaan jalan</li>
<li>Koreksi gaya gerak: Gaya gerak pada axle      belakang diteruskan pada axle depan melalui rangka reaksi gelinding ban      roda depan yang mengarah ke belakang menyebabkan bagian depan cenderung      bergerak kearah luar. Untuk mengatasi hal in, maka pada kendaraan RWD      perlu penyetelan Toe in.<img src="http://driftjapan.com/blog/wp-content/uploads/2007/11/toe-in-vs-toe-out.jpg" alt="http://driftjapan.com/blog/wp-content/uploads/2007/11/toe-in-vs-toe-out.jpg" /></li>
</ul>
<p><strong>Camber</strong></p>
<p>Camber adalah kemiringan roda bagian atas kedalam atau ke luar terdapat garis vertical jika dilihat dari depan kendaraan.</p>
<p><img src="http://www.rockcrawler.com/techreports/glossary/camber.jpg" alt="http://www.rockcrawler.com/techreports/glossary/camber.jpg" /></p>
<p><strong>Caster</strong></p>
<p>Caster adalah kemiringan sumbu kemudi terhadap garis tengah roda vertical jika dilihat dari samping kendaraan.</p>
<p><img src="http://www.mkiv.com/faq/caster.jpg" alt="http://www.mkiv.com/faq/caster.jpg" width="409" height="219" /></p>
<p><strong>Sudut King pin dan Offset</strong></p>
<p>Sudut King Pin adalah kemiringan sumbu King pin terhadap garis vertical jika dilihat dari depan. Sedangkan Offset adalah jarak antara titik temu, garis tengah roda terhadap permukaan jalan dengan titik temu perpanjangan garis sumbu King pin terhadap permukaan jalan<img src="http://www.mgf.ultimatemg.com/group2/suspension/wheels/steering_axis.gif" alt="http://www.mgf.ultimatemg.com/group2/suspension/wheels/steering_axis.gif" /></p>
<p><img src="/DOCUME%7E1/2FAST/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-155.jpg" alt="" /></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willycar.wordpress.com/1720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willycar.wordpress.com/1720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willycar.wordpress.com/1720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willycar.wordpress.com/1720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willycar.wordpress.com/1720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willycar.wordpress.com/1720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willycar.wordpress.com/1720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willycar.wordpress.com/1720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willycar.wordpress.com/1720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willycar.wordpress.com/1720/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1720&subd=willycar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willycar.wordpress.com/2009/12/12/sistem-kemudi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc0b5ce9b41efb9c9d7fa2296ef1980d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">2fast</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.saabcentral.com/%7Emunki/technical/suspension_steering/images/steering_column_large.gif" medium="image">
			<media:title type="html">http://www.saabcentral.com/~munki/technical/suspension_steering/images/steering_column_large.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.haima.com/2006/english2007/img/proimg/zxz.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">http://www.haima.com/2006/english2007/img/proimg/zxz.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.howstuffworks.com/gif/gear-worm.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">http://static.howstuffworks.com/gif/gear-worm.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.mbzponton.org/images/mb_steering1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">http://www.mbzponton.org/images/mb_steering1.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://liecklongley.files.wordpress.com/2008/03/steering-power-rack1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">http://liecklongley.files.wordpress.com/2008/03/steering-power-rack1.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.motorera.com/dictionary/pics/P/parallelogram.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">http://www.motorera.com/dictionary/pics/P/parallelogram.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://driftjapan.com/blog/wp-content/uploads/2007/11/toe-in-vs-toe-out.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">http://driftjapan.com/blog/wp-content/uploads/2007/11/toe-in-vs-toe-out.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.rockcrawler.com/techreports/glossary/camber.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">http://www.rockcrawler.com/techreports/glossary/camber.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.mkiv.com/faq/caster.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">http://www.mkiv.com/faq/caster.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.mgf.ultimatemg.com/group2/suspension/wheels/steering_axis.gif" medium="image">
			<media:title type="html">http://www.mgf.ultimatemg.com/group2/suspension/wheels/steering_axis.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME%7E1/2FAST/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-155.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Variable Intake Manifold</title>
		<link>http://willycar.wordpress.com/2009/11/22/variable-intake-manifold/</link>
		<comments>http://willycar.wordpress.com/2009/11/22/variable-intake-manifold/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 13:00:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willycar</dc:creator>
				<category><![CDATA[mobil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willycar.wordpress.com/?p=1662</guid>
		<description><![CDATA[
Variable Intake Manifold mulai berkembang pada pertengahan tahun 1990-an. Melalui teknologi ini, tenaga di rpm bawah hingga tengah mengalami peningkatan yang signifikan tanpa mempengaruhi konsumsi BBM dan saat rpm tinggi. Hasil dari Variable Intake Manifold akan serupa dengan VVT nya Suzuki atau VVT-i nya Toyota, tetapi Variable Intake Manifold lebih bermanfaat pada rpm rendah hingga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1662&subd=willycar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h1><img src="http://asia.vtec.net/Engines/R20A/R20A.jpg" alt="" width="491" height="508" /></h1>
<p>Variable Intake Manifold mulai berkembang pada pertengahan tahun 1990-an. Melalui teknologi ini, tenaga di rpm bawah hingga tengah mengalami peningkatan yang signifikan tanpa mempengaruhi konsumsi BBM dan saat rpm tinggi. Hasil dari Variable Intake Manifold akan serupa dengan VVT nya Suzuki atau VVT-i nya Toyota, tetapi Variable Intake Manifold lebih bermanfaat pada rpm rendah hingga tengah dibanding rpm tinggi. Teknologi ini biasa digunakan pada mobil &#8211; mobil perkotaan (seperti: Nissan X-Trail dan New Honda CR-V) dan mobil &#8211; mobil berkapasitas besar (contoh mobil dapat dilihat di tabel bawah). <span id="more-1662"></span></p>
<p>Bila dibandingkan dengan VVT-i, Variable Intake Manifold jauh lebih murah. Karena hanya membutuhkan beberapa manifold dan sedikit alat elektrik. Sangat berbeda dengan VVT-i yang membutuhkan hydroulic actuators dan camshaft khusus.</p>
<p>Terdapat dua jenis Variable Intake Manifold: <span style="font-family:Arial,Helvetica;">variable length intake manifolds dan resonance intake. Keduanya sama &#8211; sama mengacu pada intake manifold untuk mendapatkan tenaga yang diharapkan.</span></p>
<p><strong><span style="font-family:Arial,Helvetica;">VARIABLE LENGTH INTAKE MANIFOLDS</span></strong></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica;">Kebanyakan teknologi ini di desain dengan 2 intake manifolds yang berbeda panjangnya untuk setiap silinder. Intake yang lebih panjang biasa digunakan untuk rpm rendah hingga sedang. Intake yang lebih pendek digunakan untuk rpm tinggi. Sangat mudah dipahami mengapa saat rpm tinggi membutuhkan intake yang lebih pendek, karena saat rpm tinggi terjadi kevakuman udara yang sangat cepat. Tetapi saat rpm rendah, maka kecepatan piston akan lebih rendah sehingga arus udara yang dibutuhkan tidak perlu pendek dengan tujuan agar campuran udara dan BBM lebih homogen.</span></p>
<p><img src="http://www.histomobile.com/histomob/internet/techniqu/73-22.jpg" border="0" alt="" /><img src="http://www.autozine.org/technical_school/engine/tech_pic_eng_var_intake.jpg" alt="" hspace="10" width="270" height="127" /></p>
<p>Variable Length Intake Manifolds lebih extreme lagi dapat anda lihat pada Audi V8 yang mana menggunakan 3 intake setiap silindernya.</p>
<p><strong>RESONANCE INTAKE SYSTEM</strong></p>
<p>Pada mesin Boxer dan V-Engine banyak yang menggunakan Resonance Intake System untuk menyokong udara lebih pada putaran tengah dan tinggi dengan tujuan efisiensi. Tiap silinder tetap memiliki 1 intake, tetapi pada perjalanan udara nanti akan ada katup &#8211; katup lain yang membuka lagi yang memiliki jarak lebih pendek.</p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Times New Roman,Times;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:xx-small;">Porsche&#8217;s VarioRam</span></span></span></p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://www.autozine.org/technical_school/engine/varioram1.jpg" alt="" width="400" height="256" /></p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://www.autozine.org/technical_school/engine/varioram2.jpg" border="0" alt="" width="200" height="371" /></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,Helvetica;">Below 5,000 rpm (left A and top right) : long pipes; resonance intake disabled.</span> </span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,Helvetica;">5,000-5,800 rpm (left B and middle right) : long pipes plus short-pipe resonance intake, with one of the interconnected pipes of the resonance intake closed.</span> </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica;"><span style="color:#000000;">Above 5,800 rpm (left C and bottom right): long pipes plus short-pipe resonance intake, with both interconnected pipes of the resonance intake opened.</span></span></p>
<p><strong><span style="font-family:Arial,Helvetica;">Summary of Variable Intake Manifolds</span></strong></p>
<ul>
<table cellpadding="5" width="92%" bgcolor="#ccffff">
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="15%"><span style="font-family:Arial,Helvetica;">Advantage:</span></td>
<td width="85%"><span style="font-family:Arial,Helvetica;">Improves torque delivery at low speed without hurting high speed power; Cheaper than variable valve timing.</span></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td><span style="font-family:Arial,Helvetica;">Disadvantage:</span></td>
<td><span style="font-family:Arial,Helvetica;">A bit space engaging; no much benefit to high speed output.</span></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td><span style="font-family:Arial,Helvetica;">Who use it ?</span></td>
<td>
<li><span style="font-family:Arial,Helvetica;">Audi 2.0 four, V6 and S-models V8 &#8211; 2-stage variable length manifolds</span></li>
<li> <span style="font-family:Arial,Helvetica;">Audi A-models V8 &#8211; 3-stage variable length manifolds</span></li>
<li> <span style="font-family:Arial,Helvetica;">BMW new V8&#8217;s DIVA &#8211; variable length manifolds, 2-stage ?</span></li>
<li> <span style="font-family:Arial,Helvetica;">Fiat / Alfa / Lancia Super Fire engines &#8211; 2-stage variable length manifolds</span></li>
<li> <span style="font-family:Arial,Helvetica;">Ferrari 360 Modena and 550 Maranello &#8211; 2-stage variable length manifolds</span></li>
<li> <span style="font-family:Arial,Helvetica;">Ford Duratec 2.5 and 3.0 V6 &#8211; 2-stage variable length manifolds</span></li>
<li> <span style="font-family:Arial,Helvetica;">Honda Integra Si 2.0, 3.2 V6 Type S &#8211; 2-stage variable length manifolds</span></li>
<li> <span style="font-family:Arial,Helvetica;">Honda Legend &#8211; 3-stage unknown system</span></li>
<li> <span style="font-family:Arial,Helvetica;">Honda NSX &#8211; 2-stage resonance intake</span></li>
<li> <span style="font-family:Arial,Helvetica;">Hyundai XG V6 &#8211; 2-stage variable length manifolds</span></li>
<li> <span style="font-family:Arial,Helvetica;">Jaguar 3.0 V6 &#8211; 3-stage variable length manifolds</span></li>
<li> <span style="font-family:Arial,Helvetica;">Mercedes V6 and V8 &#8211; variable length manifolds, probably 2-stage</span></li>
<li> <span style="font-family:Arial,Helvetica;">Nissan 3.0 V6 (Maxima), 2.5 inline-6 and V8 &#8211; 2-stage variable length manifolds</span></li>
<li> <span style="font-family:Arial,Helvetica;">Opel 3.2 V6 &#8211; 2-stage variable length manifolds</span></li>
<li> <span style="font-family:Arial,Helvetica;">Peugeot 2.2 four and 3.0 V6 &#8211; 2-stage variable length manifolds</span></li>
<li> <span style="font-family:Arial,Helvetica;">Porsche 996 Carrera / GT3 and all Boxsters &#8211; 2-stage resonance intake</span></li>
<li> <span style="font-family:Arial,Helvetica;">Renault Clio 2.0RS &#8211; 2-stage variable length manifolds</span></li>
<li> <span style="font-family:Arial,Helvetica;">Volkswagen group 1.6-litre four and VR6 &#8211; 2-stage variable length manifolds</span></li>
<li> <span style="font-family:Arial,Helvetica;">Volkswagen W8 &#8211; 2-stage resonance intake</span></li>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</ul>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willycar.wordpress.com/1662/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willycar.wordpress.com/1662/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willycar.wordpress.com/1662/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willycar.wordpress.com/1662/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willycar.wordpress.com/1662/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willycar.wordpress.com/1662/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willycar.wordpress.com/1662/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willycar.wordpress.com/1662/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willycar.wordpress.com/1662/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willycar.wordpress.com/1662/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1662&subd=willycar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willycar.wordpress.com/2009/11/22/variable-intake-manifold/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc0b5ce9b41efb9c9d7fa2296ef1980d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">2fast</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://asia.vtec.net/Engines/R20A/R20A.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.histomobile.com/histomob/internet/techniqu/73-22.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.autozine.org/technical_school/engine/tech_pic_eng_var_intake.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.autozine.org/technical_school/engine/varioram1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.autozine.org/technical_school/engine/varioram2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>The All New JupiterZ</title>
		<link>http://willycar.wordpress.com/2009/11/17/the-all-new-jupiterz/</link>
		<comments>http://willycar.wordpress.com/2009/11/17/the-all-new-jupiterz/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 14:20:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willycar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Motor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willycar.wordpress.com/?p=1650</guid>
		<description><![CDATA[
Mungkin bila diberi nama The All New JupiterZ pada foto diatas ada benarnya juga. Pasalnya, foto diatas adalah motor keluaran Yamaha Indonesia sebagai penerus dari JupiterZ Burhan (Burung Hantu) saat ini. Motor yang rencananya akan dilaunch oleh Jorge Lorenzo minggu depan (22/11) akan mengusung mesin yang berbeda dengan JupiterZ pendahulunya. Yup, menggunakan mesin yang berkapasitas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1650&subd=willycar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://willycar.files.wordpress.com/2009/11/jupiez-2010.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1649" title="JupieZ 2010" src="http://willycar.files.wordpress.com/2009/11/jupiez-2010.jpg?w=298&#038;h=225" alt="" width="298" height="225" /></a></p>
<p>Mungkin bila diberi nama The All New JupiterZ pada foto diatas ada benarnya juga. Pasalnya, foto diatas adalah motor keluaran Yamaha Indonesia sebagai penerus dari JupiterZ Burhan (Burung Hantu) saat ini. Motor yang rencananya akan dilaunch oleh Jorge Lorenzo minggu depan (22/11) akan mengusung mesin yang berbeda dengan JupiterZ pendahulunya. Yup, menggunakan mesin yang berkapasitas 113cc pastinya The All New JupiterZ akan semakin bertenaga. Tidak hanya mengalami ubahan dibagian mesin. The All New JupiterZ juga mengalami ubahan di bagian bodinya. Bodi yang semakin sporti ini semakin menunjukkan tenaga yang dimiliki oleh motor ini. Pokoknya hampir seluurh aspek dari motor ini terhadap versi terdahulunya mengalami ubahan. Nah, sekarang yang menjadi pertanyaannya<span id="more-1650"></span>. Bisa ngga ya, bodi JupiterZ yang versi Burhan di ubah menjadi full bodi The All New JupiterZ ini??? Jika memang bisa dan dudukannya semua sama, saya mau daft<a rel="attachment wp-att-8254" href="http://willycar.wordpress.com/?attachment_id=8254"><img class="alignright size-medium wp-image-8254" title="jupiZ#8" src="http://ninja250r.files.wordpress.com/2009/11/jupiz8.jpg?w=300&amp;h=198&#038;h=198" alt="jupiZ#8" width="300" height="198" /></a>ar duluan ah&#8230;..</p>
<p><a rel="attachment wp-att-8247" href="http://willycar.wordpress.com/?attachment_id=8247"><img class="alignleft size-medium wp-image-8247" title="jupiZ#6" src="http://ninja250r.files.wordpress.com/2009/11/jupiz6.jpg?w=300&amp;h=198&#038;h=198" alt="jupiZ#6" width="300" height="198" /></a><a rel="attachment wp-att-8249" href="http://willycar.wordpress.com/?attachment_id=8249"><img class="alignnone size-full wp-image-8249" title="jupiZ#3" src="http://ninja250r.files.wordpress.com/2009/11/jupiz3.jpg?w=460&amp;h=325&#038;h=325" alt="jupiZ#3" width="460" height="325" /></a></p>
<p><a rel="attachment wp-att-8250" href="http://willycar.wordpress.com/?attachment_id=8250"><img class="alignnone size-full wp-image-8250" title="jupiZ#2" src="http://ninja250r.files.wordpress.com/2009/11/jupiz2.jpg?w=460&amp;h=364&#038;h=364" alt="jupiZ#2" width="460" height="364" /></a></p>
<p><a rel="attachment wp-att-8251" href="http://willycar.wordpress.com/?attachment_id=8251"><img class="alignnone size-full wp-image-8251" title="jupiZ#4" src="http://ninja250r.files.wordpress.com/2009/11/jupiz4.jpg?w=460&amp;h=208&#038;h=208" alt="jupiZ#4" width="460" height="208" /></a></p>
<p><a rel="attachment wp-att-8253" href="http://willycar.wordpress.com/?attachment_id=8253"><img class="alignnone size-full wp-image-8253" title="jupiZ#9" src="http://ninja250r.files.wordpress.com/2009/11/jupiz9.jpg?w=460&amp;h=296&#038;h=296" alt="jupiZ#9" width="460" height="296" /></a></p>
<p><a rel="attachment wp-att-8246" href="http://willycar.wordpress.com/?attachment_id=8246"><img class="alignnone size-full wp-image-8246" title="jupiZ#7" src="http://ninja250r.files.wordpress.com/2009/11/jupiz7.jpg?w=460&amp;h=308&#038;h=308" alt="jupiZ#7" width="460" height="308" /></a></p>
<p><a rel="attachment wp-att-8263" href="http://willycar.wordpress.com/?attachment_id=8263"><img class="alignnone size-full wp-image-8263" title="jupiterZ@3" src="http://ninja250r.files.wordpress.com/2009/11/jupiterz3.jpg?w=460&amp;h=319&#038;h=319" alt="jupiterZ@3" width="460" height="319" /></a></p>
<p><a rel="attachment wp-att-8264" href="http://willycar.wordpress.com/?attachment_id=8264"><img class="alignnone size-full wp-image-8264" title="jupiterZ@1" src="http://ninja250r.files.wordpress.com/2009/11/jupiterz1.jpg?w=460&amp;h=366&#038;h=366" alt="jupiterZ@1" width="460" height="366" /></a></p>
<p><img class="alignnone" src="http://alonrider.files.wordpress.com/2009/11/new-jupiter-z-21.jpg?w=450&amp;h=600&#038;h=600" alt="" width="450" height="600" /></p>
<p>Foto saya minta dari ninja250R.wordpress.com</p>
<p><img src="/DOCUME%7E1/2FAST/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-153.jpg" alt="" /></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willycar.wordpress.com/1650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willycar.wordpress.com/1650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willycar.wordpress.com/1650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willycar.wordpress.com/1650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willycar.wordpress.com/1650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willycar.wordpress.com/1650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willycar.wordpress.com/1650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willycar.wordpress.com/1650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willycar.wordpress.com/1650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willycar.wordpress.com/1650/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1650&subd=willycar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willycar.wordpress.com/2009/11/17/the-all-new-jupiterz/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc0b5ce9b41efb9c9d7fa2296ef1980d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">2fast</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://willycar.files.wordpress.com/2009/11/jupiez-2010.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">JupieZ 2010</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ninja250r.files.wordpress.com/2009/11/jupiz8.jpg?w=300&#38;h=198" medium="image">
			<media:title type="html">jupiZ#8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ninja250r.files.wordpress.com/2009/11/jupiz6.jpg?w=300&#38;h=198" medium="image">
			<media:title type="html">jupiZ#6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ninja250r.files.wordpress.com/2009/11/jupiz3.jpg?w=460&#38;h=325" medium="image">
			<media:title type="html">jupiZ#3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ninja250r.files.wordpress.com/2009/11/jupiz2.jpg?w=460&#38;h=364" medium="image">
			<media:title type="html">jupiZ#2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ninja250r.files.wordpress.com/2009/11/jupiz4.jpg?w=460&#38;h=208" medium="image">
			<media:title type="html">jupiZ#4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ninja250r.files.wordpress.com/2009/11/jupiz9.jpg?w=460&#38;h=296" medium="image">
			<media:title type="html">jupiZ#9</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ninja250r.files.wordpress.com/2009/11/jupiz7.jpg?w=460&#38;h=308" medium="image">
			<media:title type="html">jupiZ#7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ninja250r.files.wordpress.com/2009/11/jupiterz3.jpg?w=460&#38;h=319" medium="image">
			<media:title type="html">jupiterZ@3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ninja250r.files.wordpress.com/2009/11/jupiterz1.jpg?w=460&#38;h=366" medium="image">
			<media:title type="html">jupiterZ@1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://alonrider.files.wordpress.com/2009/11/new-jupiter-z-21.jpg?w=450&#38;h=600&#38;h=600" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME%7E1/2FAST/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-153.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>The Next AE-86???</title>
		<link>http://willycar.wordpress.com/2009/11/03/the-next-ae-86/</link>
		<comments>http://willycar.wordpress.com/2009/11/03/the-next-ae-86/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 11:30:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willycar</dc:creator>
				<category><![CDATA[mobil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willycar.wordpress.com/?p=1641</guid>
		<description><![CDATA[





Memang Toyota Trueno dengan kode chassis AE-86 dan kode mesin 4A-GE sudah lama tidak diproduksi oleh Toyota Jepang sejak 26tahun yang lalu. Namun mobil tersebut masih menjadi salah satu collectible car yang paling dicari oleh para drifter maupun kolektor (seperti saya). Hehehe&#8230;.
Namun, sepertinya animo para pecinta AE-86 yang begitu besarlah yang membuat pihak toyota Jepang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1641&subd=willycar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignnone size-full wp-image-1639" title="FT-86(1)" src="http://willycar.files.wordpress.com/2009/11/ft-861.jpg?w=500&#038;h=333" alt="FT-86(1)" width="500" height="333" /><br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1640" title="FT-86(2)" src="http://willycar.files.wordpress.com/2009/11/ft-862.jpg?w=500&#038;h=333" alt="FT-86(2)" width="500" height="333" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1642" title="FT-86(3)" src="http://willycar.files.wordpress.com/2009/11/ft-863.jpg?w=500&#038;h=333" alt="FT-86(3)" width="500" height="333" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1643" title="FT-86(4)" src="http://willycar.files.wordpress.com/2009/11/ft-864.jpg?w=500&#038;h=333" alt="FT-86(4)" width="500" height="333" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1644" title="FT-86(5)" src="http://willycar.files.wordpress.com/2009/11/ft-865.jpg?w=500&#038;h=333" alt="FT-86(5)" width="500" height="333" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1645" title="FT-86(6)" src="http://willycar.files.wordpress.com/2009/11/ft-866.jpg?w=500&#038;h=333" alt="FT-86(6)" width="500" height="333" /></p>
<p>Memang Toyota Trueno dengan kode chassis AE-86 dan kode mesin 4A-GE sudah lama tidak diproduksi oleh Toyota Jepang sejak 26tahun yang lalu. Namun mobil tersebut masih menjadi salah satu collectible car yang paling dicari oleh para drifter maupun kolektor (seperti saya). Hehehe&#8230;.<span id="more-1641"></span></p>
<p>Namun, sepertinya animo para pecinta AE-86 yang begitu besarlah yang membuat pihak toyota Jepang menciptakan Toyota FT-86. Toyota FT-86 ini banyak yang mengatakan bahwa the next AE-86. Saya sendiri jgua tidak tahu, mengapa anggapan itu muncul. Tetapi jika kita mau menelisiknya lebih dalam, mungkin ada kesamaan juga antara AE-86 dengan FT-86, seperti sama &#8211; sama FR (Front Engine &#8211; Rear Wheel Drive) dan sama &#8211; sama jenis sport car dengan 2pintu. Kalau kita lihat dari segi eksterior dan interior memang jauh berbeda, hal ini wajar saja karena beda usia yang sampai 2dasawarsa ini. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mungkin keunggulan dari mesin AE-86 adalah terdapat tipe mesin black top 20V. Tetapi rumor yang beredar, FT-86 akan menggunakan mesin Boxer Subaru 4cyl 2.0L. Estimasi harga yang saya prediksi adalah sekitar $20,000</p>
<p>Daripada panjang lebar, berikut spesifikasi &#8220;kasar&#8221; yang dapat saya berikan:</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Dimensions:</span></strong></p>
<p>Length:  163.78 inches<br />
Width:  69.29 inches<br />
Height:  48.19 inches<br />
Wheelbase:  101.18 inches</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Powertrain / Drivetrain / Chassis / Suspension:</span></strong></p>
<p>Subaru-derived 2.0L boxer (D-4S direct/port injection combo system)<br />
Rear-Wheel-Drive<br />
Rides on a modified Subaru Impreza platform<br />
Front strut, double wishbone rear, 225/40/19 tires all around.<br />
4 pot brakes front and 2 pot rear.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Other Info:</span></strong></p>
<p>- Designed by Toyota&#8217;s ED2 styling studio in France.<br />
- Concept version to make public debut at 2009 Tokyo Motor Show.<br />
- Production model to be shown in 2010.<br />
- Sales expected to begin in late 2011.<br />
- The concept car&#8217;s color is called &#8220;Shoujyouhi Red&#8221; &#8211; the traditional red color of a Japanese monkey&#8217;s backside.<br />
- To be manufactured at Subaru Plant @ Gunma<br />
- Chief engineer: Tetsuya Tada</p>
<p><img src="/DOCUME%7E1/2FAST/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-152.jpg" alt="" /></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willycar.wordpress.com/1641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willycar.wordpress.com/1641/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willycar.wordpress.com/1641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willycar.wordpress.com/1641/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willycar.wordpress.com/1641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willycar.wordpress.com/1641/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willycar.wordpress.com/1641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willycar.wordpress.com/1641/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willycar.wordpress.com/1641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willycar.wordpress.com/1641/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1641&subd=willycar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willycar.wordpress.com/2009/11/03/the-next-ae-86/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc0b5ce9b41efb9c9d7fa2296ef1980d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">2fast</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://willycar.files.wordpress.com/2009/11/ft-861.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">FT-86(1)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://willycar.files.wordpress.com/2009/11/ft-862.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">FT-86(2)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://willycar.files.wordpress.com/2009/11/ft-863.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">FT-86(3)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://willycar.files.wordpress.com/2009/11/ft-864.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">FT-86(4)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://willycar.files.wordpress.com/2009/11/ft-865.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">FT-86(5)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://willycar.files.wordpress.com/2009/11/ft-866.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">FT-86(6)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME%7E1/2FAST/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-152.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Macam &#8211; macam Chassis Motor</title>
		<link>http://willycar.wordpress.com/2009/10/14/macam-macam-chassis-motor/</link>
		<comments>http://willycar.wordpress.com/2009/10/14/macam-macam-chassis-motor/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 13:26:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willycar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willycar.wordpress.com/?p=1624</guid>
		<description><![CDATA[Rangka sepeda motor atau disebut juga chassis sepeda motor adalah baigan paling dasar dari sepeda motor yang berfungsi mendukung mesin, transmisi, suspensi, dan sebagainya, serta untuk menjaga stabilitas pengendaran dan kenyamanan. Karena itulah, kerangka yang baik harus tingan tetapi cukup kuat dan mampu menahan getaran atau goncangan yang berasal dari permukaan jalan.
Kekuatan rangak sangat bergantung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1624&subd=willycar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Rangka</strong> <strong>sepeda motor</strong> atau disebut juga chassis sepeda motor adalah baigan paling dasar dari sepeda motor yang berfungsi mendukung mesin, transmisi, suspensi, dan sebagainya, serta untuk menjaga stabilitas pengendaran dan kenyamanan. Karena itulah, kerangka yang baik harus tingan tetapi cukup kuat dan mampu menahan getaran atau goncangan yang berasal dari permukaan jalan.</p>
<p>Kekuatan rangak sangat bergantung pada bentuk atau konstruksinya. Bentuknya pun disesuaikan dengan jenis kegunaan sepeda motor. Oleh sebab itu, jenis rangka yang digunakan bermacam – macam. Misalnya, tangka yang digunakan pada sepeda motor tidak akan sama dengan motor soprt atau keperluan sehari-hari.</p>
<p align="center">
<p><strong>TIPE RANGKA PIPA</strong>: Rangka yang dibuat seluruhnya dari pipa baja dari berbagai diameter yang dilas secara langsung atau dihubungkan dengan mur dan baut. Rangka sebagai satu kesatuan, adalah kaku dan kuat, tetapi masing-masing komponen pipa mempunyai suatu derajat elastisitas sehingga benturan – benturan akibat keadaan jalan sebagian sudah diredam oleh komponen rangka pipa yang bersangkutan, sisanya oleh suspensi depan dan belakang. Terdapat empat macam rangka pipa, yaitu Diamond, Single Cradle, Double Cradle, Semi Double Cradle.</p>
<p><strong>Keuntungan</strong> dari Rangka pipa ini adalah memiliki konstruksi yang sangat kokoh dan simpel, sehingga sasis tipe ini kebanyakan diaplikasikan untuk motor – motor yang memiliki kapasitas mesin besar seperti Harley Davidson, kecepatan tinggi seperti Yamaha FZ16, serta motor – motor yang diciptakan untuk melibas medan – medan extreme seperti motor Yamaha YZ400F. Selain motor – motor berkapasitas mesin besar, berkecepatan tinggi, serta dapat melewati medan – medan extreme. Jenis Rangka pipa ini juga digunakan pada motor klasik seperti motor Zundapp dan Honda CB 450.</p>
<p><strong>Kelemahan</strong> dari Rangka pipa ini adalah memiliki bobot yang lebih berat dibandingkan rangka jenis lain.</p>
<p><a href="http://motor-dan-sekuter.tokobagus.com/upload/users/17132/%7B23A11F1E-C248-413A-95A1-D181E560D3F2%7D_P1210043.jpg"><img src="http://motor-dan-sekuter.tokobagus.com/upload/users/17132/%7B23A11F1E-C248-413A-95A1-D181E560D3F2%7D_P1210043_detail.jpg" border="0" alt="jual, zundapp, thn, 1957, Zundapp, Motor, dan, Sekuter" /><img style="cursor:0;" src="http://www.vf750fd.com/blurbs/brochures/60-70s/cb450-68.jpg" alt="http://www.vf750fd.com/blurbs/brochures/60-70s/cb450-68.jpg" width="262" height="190" /><span id="more-1624"></span></a></p>
<p align="center"><strong>Jembatan tunggal (Single-Cradle)</strong></p>
<p align="center">Rangka <em>single cradle</em> adalah rangka sepeda motor awal dan memiliki bentuk yang paling sederhana. Pada Rangka tipe ini mesin dikelilingi oleh pipa logam. Pipa utama yang terletak diatas umumnya memiliki ukuran yang lebih besar dibanding pipa lainnya. Jenis motor yang banyak memakai chasis ini adalah motor klasik seperti Zundapp. Motor besar juga banyak yang memakai rangka ini.</p>
<p align="center"><strong>Double Cradle</strong></p>
<p align="center">Rangka <em>Double cradle</em> merupakan pengembangan dari rangka <em>single cradle</em> dengan modifikasi pada penambahan jumlah pipa penyangga mesin. Rangka jenis ini diyakini lebih kaku, lebih kuat, dan lebih ringan dibandingkan dengan rangka <em>single frame</em> karena pemakaian pipa berdiameter lebih kecil. Walaupun sekarang banyak tergantikan oleh jenis rangka perimeter, rangka double cradle banyak di pakai pada sepeda motor harian seperti Yamaha Scorpio, Kawasaki Ninja R/L/RR /KRR 150 dan bahkan Bajaj Pulsar</p>
<p align="center">dtsi 180.</p>
<p align="center"><strong>Diamond</strong></p>
<p align="center">Sasis diamond bertulang bawah di motor baru sebenarnya pengembangan dari sasis <em>underbone </em>murni. Baik yang gabungan pipa pelat atau pipa doang. Agar lebih kokoh, setelah <em>center-bone </em>dibuatkan lagi pipa berbentuk segitiga.<br />
<em>Frame diamond </em>juga diaplikasi pada motor bertulang atas alias <em>back-bone</em> seperti pada Honda tipe CB, GL series, dan Suzuki Thunder tanpa jembatan (<em>cradle</em>) di bagian bawah. Honda Tiger dan New Tiger juga menggunakan<em> diamond frame</em>.</p>
<p align="center"><strong>semi-double cradle frame</strong></p>
<p align="center">Sasis semi cradle ini biasa di gunakan oleh motor – motor pembelah medan extreme atau motor Cross. sasis jeni ini sengaja di desain dengan tingkat kekokohan yang sangat ini, karena jenis motor Cross ini adalah motor yang pasti melewati medan extreme. Selain itu sasis jenis ini juga sangat mudah bermanufer dalam berkendara, sehingga dapat memudahkan pengendaranya.</p>
<p align="center">
<p><strong>TIPE PELAT BAJA: </strong>Rangka sepeda motor yang dibuat seluruhnya dari pelat baja dengan cara dipres. Yang paling popular dari tipe rangka pres adalah tipe tulang punggung untuk acuter karena rangka dan badannya merupakan satu bagian. Rangka ini kaku dan kuat serta dapat menahan benturan-benturan saat digunakan di permukaan jalan jelek.</p>
<p><strong>Keuntungan </strong>dari rangka jenis ini adalah rangka jenis ini adalah rangka yang paling banyak di aplikasikan pada motor – motor harian karena memiliki bobot yang lebih ringan serta dapat menahan benturan – benturan saat melewati jalan rusak. Khusus untuk rangka underbone memiliki keuntungan bagi pengendaranya saat ingin turun dari motor, karena tidak perlu mengangkat kaki pengendara terlalu tinggi.</p>
<p><strong>Kelemahan</strong> dari rangka jenis ini adalah rangka ini tidak dapat bermanuver se”luwes” dibandingkan dengan jenis rangka pipa.</p>
<p align="center"><strong>Backbone</strong></p>
<p align="center">Rangka <em>Backbone</em> terdiri dari Pipa utama tunggal yang menjadi tempat mesin menggantung. Rangka ini cukup sederhana dan ongkos produksinya terbilang cukup ekonomis. Biasanya para perancang juga menambah batang pipa dibagian depan yang mengarah kebawah untuk membantu menyangga mesin, seperti yang terlihat di Rangka Honda C90</p>
<p align="center"><strong>T- Bone</strong></p>
<p align="center">Bisa disebut juga pola back-bone dengan posisi mesin tergantung pada palang atas besar yang biasanya dari pelat baja yang ditempa. Motor klasik seperti, Honda S90/110 atau Suzuki A100 series memakai prinsip ini.</p>
<p align="center"><strong>Underbone</strong></p>
<p align="center">Rangka utama yang dibengkokkan kea rah bawah. Rangka model ini dapat dibuat dari pelat yang di pres atau pipa baja tahan karat. Rangka underbone biasanya diaplikasikan pada motor bebek</p>
<p><strong>GABUNGAN PIPA DAN PELAT BAJA </strong>Adapun gabungan dari sasis pipa rangka dan pelat baja adalah seperti yang diterapkan pada motor – motor matic. Jenis rangka seperti ini membuat posisi mesin terletak dibagian belakang atau tepat dibawah jok motor. Dengan posisi seperti ini, posisi kaki pengendara akan menjadi sangat lapang dan saat melewati jalan berair maka kaki pengendara akan terlindung dari cipratan air. Dengan desain rangka yang seperti ini, manuver motor dalam membelah kemacetan di kota besar menjadi sangat mudah.</p>
<p><strong>Keuntungan</strong> dari rangka seperti ini posisi kaki pengendara akan menjadi sangat lapang dan saat melewati jalan berair maka kaki pengendara akan terlindung dari cipratan air, manuver motor dalam membelah kemacetan di kota besar menjadi sangat mudah.</p>
<p><strong>Kelemahan</strong> dari rangka ini adalah karena posisi mesin berada di bagian belakang, maka suplai udara untuk mendinginkan mesin menjadi tidak se-optimal rangka-rangka jenis lain. Sehingga ada pabrikan motor matic yang menggunakan radiator cair.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willycar.wordpress.com/1624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willycar.wordpress.com/1624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willycar.wordpress.com/1624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willycar.wordpress.com/1624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willycar.wordpress.com/1624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willycar.wordpress.com/1624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willycar.wordpress.com/1624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willycar.wordpress.com/1624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willycar.wordpress.com/1624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willycar.wordpress.com/1624/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1624&subd=willycar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willycar.wordpress.com/2009/10/14/macam-macam-chassis-motor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc0b5ce9b41efb9c9d7fa2296ef1980d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">2fast</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://motor-dan-sekuter.tokobagus.com/upload/users/17132/%7B23A11F1E-C248-413A-95A1-D181E560D3F2%7D_P1210043_detail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jual, zundapp, thn, 1957, Zundapp, Motor, dan, Sekuter</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.vf750fd.com/blurbs/brochures/60-70s/cb450-68.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">http://www.vf750fd.com/blurbs/brochures/60-70s/cb450-68.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CARA BONGKAR BAN</title>
		<link>http://willycar.wordpress.com/2009/10/13/cara-bongkar-ban/</link>
		<comments>http://willycar.wordpress.com/2009/10/13/cara-bongkar-ban/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 12:04:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willycar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willycar.wordpress.com/?p=1622</guid>
		<description><![CDATA[
Untuk membongkar roda dalam keadaan terpasang di mobil memang bukan menjadi permasalahan yang susah bagi orang yang sudah terbiasa atau minimal bagi orang yang sudah memahami konstruksi roda dalam mobil. Tetapi bagi orang yang tidak terbiasa atau tidak pernah membongkar roda dalam keadaan terpasang dalam mobil mungkin akan menjadi keadaan yang sulit. Pada kesempatan kali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1622&subd=willycar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center">
<p>Untuk membongkar roda dalam keadaan terpasang di mobil memang bukan menjadi permasalahan yang susah bagi orang yang sudah terbiasa atau minimal bagi orang yang sudah memahami konstruksi roda dalam mobil. Tetapi bagi orang yang tidak terbiasa atau tidak pernah membongkar roda dalam keadaan terpasang dalam mobil mungkin akan menjadi keadaan yang sulit. Pada kesempatan kali ini, kami akan member cara bagaimana membongkar roda dengan benar. Berikut cara yang benar:</p>
<ol>
<li>Kendurkan dahulu baut – baut roda. Perlu di perhatikan dalam hal ini adalah kendurkan baut –baut roda tetapi jangan sampai lepas dari roda.</li>
<li>Setelah baut –baut roda yang akan dilepas sudah kendur, dongkraklah mobil ditempat yang aman. Tempat teraman dalam dongkrak mobil adalah dibagian chassisnya atau di titik – titik yang memang khusus di buat produsen sebagai tempat dongkrak.</li>
<li>Setelah terdongkrak, pasanglah jack stand di tempat yang benar.</li>
<li>Mulailah lepas satu persatu baut roda dan lepaskan roda dari mobil.</li>
<li>Setelah roda terlepas, posisikan roda ditempat yang aman atau biasa di letakkan di kolong mobil.</li>
<li>Apabila memang masalah terletak pada roda mobil, maka roda tidak perlu diletakkan di kolong mobil, tetapi selesaikan permasalahan pada roda.</li>
<li>Setelah masalah pada roda selesai, maka pasanglah roda di tempatnya. Setelah terpasang, jangan lupa untuk memasang juga baut roda tetapi tidak perlu sampai terlalu kencang.</li>
<li>Setelah baut roda menjadi kencang, maka mulailah mendongkrak kembali mobil untuk melepas jack stand.</li>
<li>Setelah jack stand terlepas, maka mulailah secara perlahan untuk menurunkan dongkrak.</li>
<li>Setelah dongkrak turun, maka kencangkanlah baut – baut roda menggunakan kunci sok.</li>
</ol>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willycar.wordpress.com/1622/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willycar.wordpress.com/1622/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willycar.wordpress.com/1622/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willycar.wordpress.com/1622/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willycar.wordpress.com/1622/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willycar.wordpress.com/1622/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willycar.wordpress.com/1622/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willycar.wordpress.com/1622/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willycar.wordpress.com/1622/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willycar.wordpress.com/1622/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1622&subd=willycar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willycar.wordpress.com/2009/10/13/cara-bongkar-ban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc0b5ce9b41efb9c9d7fa2296ef1980d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">2fast</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Engine Cleaner</title>
		<link>http://willycar.wordpress.com/2009/09/21/engine-cleaner/</link>
		<comments>http://willycar.wordpress.com/2009/09/21/engine-cleaner/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2009 02:55:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willycar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motor]]></category>
		<category><![CDATA[mobil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willycar.wordpress.com/?p=1595</guid>
		<description><![CDATA[

Banyak orang yang membersihkan mesin mereka dengan cairan khusus yang disebut engine cleaner. Penggunaan engine cleaner ini dirasa menjadi sangat efisien dan efektif karena penggunaannya cukup di semprotkan kedalam ruang mesin, baik dari lubang busi maupun lubang Karburator atau Throttle Body (Bagi mesin yang sudah EFI).
Cara menggunakan engine cleaner ini, cukup panasi mesin hingga mesin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1595&subd=willycar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="/DOCUME%7E1/2FAST/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-149.jpg" alt="" /><img class="alignnone size-full wp-image-1599" title="DSC00989" src="http://willycar.files.wordpress.com/2009/09/dsc00989.jpg?w=500&#038;h=375" alt="DSC00989" width="500" height="375" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1598" title="engine cleaner" src="http://willycar.files.wordpress.com/2009/09/engine-cleaner.jpg?w=100&#038;h=130" alt="engine cleaner" width="100" height="130" /></p>
<p>Banyak orang yang membersihkan mesin mereka dengan cairan khusus yang disebut engine cleaner. Penggunaan engine cleaner ini dirasa menjadi sangat efisien dan efektif karena penggunaannya cukup di semprotkan kedalam ruang mesin, baik dari lubang busi maupun lubang Karburator atau Throttle Body (Bagi mesin yang sudah EFI).<span id="more-1595"></span></p>
<p>Cara menggunakan engine cleaner ini, cukup panasi mesin hingga mesin dirasa hangat. Lalu matikan mesin, setelah mesin di matikan mulailah semprotkan cairan yang di banderol dikisaran harga 30-100rb kedalam ruang mesin. Untuk mobil yang sudah mengadopsi sistem EFI, maka mintalah bantuan orang lain untuk menginjak pedal gas agar katup throttle body terbuka lalu semprotkan engine cleaner.  Jangan semprotkan hingga habis, tetapi semprotkan kira-kira 25% dari jumlah engine cleaner. Setelah disemprotkan diamkan sesaat, kira-kira 5menit. Setelah 5menit mulailah start mesin anda dengan bantuan orang lain. Untuk sebagian mesin, mungkin starternya agak lama tetapi itu wajar terjadi. Setelah mesin menyala, mintalah teman anda untuk meng-gas mesin hingga RPM tinggi kira-kira 4000-5000rpm. Oh ya, bagi anda yang juga membuka busi untuk disemprotkan. Jangan lupa pasang kembali busi dengan rapi termasuk kabel businya. Semprotkan engine cleaner ke ruang mesin melalui lubang karburator atau throttlr body dengan RPM tinggi. Jangan heran jika knalpot mengeluarkan asap dan kotoran, kotoran itulah yang keluar dari mesin anda. Setelah disemprotkan beberapa lama, hentikanlah kegiatan penyemprotan dan mulailah lepas injakan pedal gas dan biarkan gas idle. Setelah selesai pasang kembali saringan udara dan tutup kap mesin, mesin anda sudah cukup bersih dari kerak kotoran&#8230;.</p>
<p><strong>CATATAN</strong></p>
<p>Lakukanlah pekerjaan ini di lapangan kosong, bukan kawasan pemukiman. Karena kotoran yang keluar akan mengganggu pernapasan kita. Pekerjaan ini juga TIDAK boleh terlalu sering dilakukan, karena cairan engine cleaner mengandung deterjen dan deterjen itu dapat mengakibatkan gasket atau packing seal menjadi aus&#8230;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willycar.wordpress.com/1595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willycar.wordpress.com/1595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willycar.wordpress.com/1595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willycar.wordpress.com/1595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willycar.wordpress.com/1595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willycar.wordpress.com/1595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willycar.wordpress.com/1595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willycar.wordpress.com/1595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willycar.wordpress.com/1595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willycar.wordpress.com/1595/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1595&subd=willycar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willycar.wordpress.com/2009/09/21/engine-cleaner/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc0b5ce9b41efb9c9d7fa2296ef1980d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">2fast</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME%7E1/2FAST/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-149.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://willycar.files.wordpress.com/2009/09/dsc00989.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00989</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://willycar.files.wordpress.com/2009/09/engine-cleaner.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">engine cleaner</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara bikin dx semirip mungkin dengan AE86</title>
		<link>http://willycar.wordpress.com/2009/09/20/cara-bikin-dx-semirip-mungkin-dengan-ae86/</link>
		<comments>http://willycar.wordpress.com/2009/09/20/cara-bikin-dx-semirip-mungkin-dengan-ae86/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2009 12:31:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willycar</dc:creator>
				<category><![CDATA[mobil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willycar.wordpress.com/?p=1587</guid>
		<description><![CDATA[
Banyak anak muda yang ingin sekali memiliki mobil Toyota Treuno AE-86 (Termasuk saya). Karena mobil ini merupakan mobil terakhir Toyota Jepang yang berpenggerak RWD (Rear Wheel Drive) dengan mesin yang tidak main &#8211; main. Pasalnya mesin AE-86 yang berkodekan 4A-GE ini mampu menyemburkan tenaga hingga 150HP walau hanya di racik 4 silinder segaris 1600cc. 
TIDAK [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1587&subd=willycar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="/DOCUME%7E1/2FAST/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-148.jpg" alt="" /><img class="alignnone size-full wp-image-1590" title="corolla dx" src="http://willycar.files.wordpress.com/2009/09/corolla-dx.jpg?w=400&#038;h=300" alt="corolla dx" width="400" height="300" /><img class="alignnone size-full wp-image-1591" title="4A-GE blacktop 20V" src="http://willycar.files.wordpress.com/2009/09/4a-ge-blacktop-20v.jpg?w=339&#038;h=250" alt="4A-GE blacktop 20V" width="339" height="250" /><img class="alignnone size-full wp-image-1592" title="AE-86 gearbox" src="http://willycar.files.wordpress.com/2009/09/ae-86-gearbox.jpeg?w=143&#038;h=140" alt="AE-86 gearbox" width="143" height="140" /></p>
<p>Banyak anak muda yang ingin sekali memiliki mobil Toyota Treuno AE-86 (Termasuk saya). Karena mobil ini merupakan mobil terakhir Toyota Jepang yang berpenggerak RWD (Rear Wheel Drive) dengan mesin yang tidak main &#8211; main. Pasalnya mesin AE-86 yang berkodekan 4A-GE ini mampu menyemburkan tenaga hingga 150HP walau hanya di racik 4 silinder segaris 1600cc. <span id="more-1587"></span></p>
<p><strong>TIDAK ADA YANG TERLAMBAT</strong></p>
<p>Namun, saat ini apabila kita ingin memiliki memang tidak pernah terlambat tetapi untuk membungkus mobil itu anda harus merogoh kocek minimal 100jt Rupiah. Mahalkan&#8230; Hehehe&#8230; Untuk itu, bukan Willycar.wordpress.com namanya jika tidak memiliki jalan keluarnya. Cara ini saya dapatkan sejak saya berkuliah di Polman Astra, kebetulan di Polman Astra ada mesin 4A-GE loh&#8230; Hehehe&#8230; Begini caranya.</p>
<p>Apabila di Jepang selain AE86 (Versi balap), ada juga Trueno berlabel AE-85 atau Levin (Versi City Road). Di Indonesia juga ada loh, mobil Toyota RWD. Mobil itu dikenal dengan nama Corolla dx 1980-1984. Mobil ini populasinya tidak seminim AE-86. Populasi Corolla dx di Indonesia masih terbilang banyak dan harga pasaran Corolla dx juga cukup terjangkau. Harga pasaran Corolla dx berada di kisaran harga belasan juta hingga 20jutaan. Nah, bila ingin berkendara serasa mengemudikan AE-86 anda bisa membeli Corolla dx tahun 1983an dengan fasilitas bumper karet dan RPM. Setelah memiliki Corolla dx, maka sekarang saatnya untuk memburu mesin AE-86. Nah, mesin AE-86 sendiri ini juga memiliki beberapa jenis, seperti: 4A-GE 16V, 4A-GE 20V, dan 4A-GTE. Khusus untuk mesin berkode 4A-GTE ini adalah mesin yang sudah di lengkapi oleh TurboCharge.</p>
<p>Mesin seri 4A-GE ini masih cukup mudah didapat di Indonesia. Kebanyakan para turner mendapatkan mesin itu melalui Singapura. Harga mesin 4A-GE ini berada di kisaran 4-10juta tergantung kondisi mesin. Setelah mendapat mesin 4A-GE, bila anda sudah puas dengan transmisi 4speed bawaan Corolla dx maka mesin tinggal di pasang saja. Tetapi kalau anda ingin meng-upgrade transmisi Corolla dx, maka mulailah untuk berburu transmisi AE-86 6 speed atau transmisi AE-85/levin 5 speed. Setelah semua terpasang, anda tinggal melakukan setting terakhir. Kalau perlu porting polish sekalian. Corolla dx rasa AE-86pun siap di nikmati&#8230;.</p>
<p>Catatan: Untuk membuat mobil seperti diatas, anda perlu menyiapkan dana paling tidak 15-20juta. Jadi sebelum melakukannya menabunglah terlebih dahulu seperti saya&#8230;. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willycar.wordpress.com/1587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willycar.wordpress.com/1587/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willycar.wordpress.com/1587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willycar.wordpress.com/1587/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willycar.wordpress.com/1587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willycar.wordpress.com/1587/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willycar.wordpress.com/1587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willycar.wordpress.com/1587/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willycar.wordpress.com/1587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willycar.wordpress.com/1587/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1587&subd=willycar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willycar.wordpress.com/2009/09/20/cara-bikin-dx-semirip-mungkin-dengan-ae86/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc0b5ce9b41efb9c9d7fa2296ef1980d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">2fast</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME%7E1/2FAST/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-148.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://willycar.files.wordpress.com/2009/09/corolla-dx.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">corolla dx</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://willycar.files.wordpress.com/2009/09/4a-ge-blacktop-20v.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">4A-GE blacktop 20V</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://willycar.files.wordpress.com/2009/09/ae-86-gearbox.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">AE-86 gearbox</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hubungan Antara Catalytic Converter dan ECU</title>
		<link>http://willycar.wordpress.com/2009/09/11/hubungan-antara-catalytic-converter-dan-ecu/</link>
		<comments>http://willycar.wordpress.com/2009/09/11/hubungan-antara-catalytic-converter-dan-ecu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 15:17:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willycar</dc:creator>
				<category><![CDATA[mobil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willycar.wordpress.com/?p=1572</guid>
		<description><![CDATA[

Pada hari pertama masuk kuliah di Polman Astra, tiba-tiba terlintas di pikiran saya untuk menanyakan apakah hubungan antara Catalytic Converter dengan Electronic Control Unit (ECU). Karena pada suatu hari, saya mendapat pernyataan bahwa setiap catalytic converter hanya bisa di aplikasikan kepada mobil yang sudah menganut sistem injeksi terkomputerisasi. Setelah melontarkan pertanyaan itu kepada salah satu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1572&subd=willycar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Catalytic_converter#NOx_sensors"><img src="http://www2.warwick.ac.uk/fac/sci/physics/research/condensedmatt/nmr/members/postgraduates/greg/cat.jpg" border="0" alt="Catalytic Converter" /></a></p>
<p><img src="http://www.2carpros.com/how_does_it_work/images/ecm_345.jpg" border="0" alt="ECM Engine Control Computer" width="384" height="315" /><span id="more-1572"></span></p>
<p>Pada hari pertama masuk kuliah di Polman Astra, tiba-tiba terlintas di pikiran saya untuk menanyakan apakah hubungan antara Catalytic Converter dengan Electronic Control Unit (ECU). Karena pada suatu hari, saya mendapat pernyataan bahwa setiap catalytic converter hanya bisa di aplikasikan kepada mobil yang sudah menganut sistem injeksi terkomputerisasi. Setelah melontarkan pertanyaan itu kepada salah satu dosen saya, maka beginilah jawaban beliau.</p>
<p>Jadi, Catalytic converter itu berfungsi untuk menyaring gas sisa pembakaran menjadi lebih ramah lingkungan. Nah, di dalam Catalytic Converter terdapat sensor yang dapat mengukur berapa persen kadar gas O2 (Oksigen), Karbondioksida (CO2), Karbomonoksida (CO), dan NitrogenOksida (NoX). Nah, dari hasil sisa pembakaran ini sensor akan mengirim sinyal ke ECU dan ECU akan membaca sinyal yang dikirim. Apabila CO2 dan CO terlalu banyak, itu artinya telah terjadi pembakaran gemuk (campuran bensin terlalu banyak). Tetapi apabila kadar NoX terlalu banyak itu artinya telah terjadi pembakaran kurus (campuran udara terlalu banyak).</p>
<p>Tambahan sedikit dari saya. Menurut info yang saya dapatkan, umur Catalytic Converter ini berada dikisaran angka 5tahun usia pakai. Jadi setelah pemakaian kendaraan sekitar 5tahun, setiap pemilik mobil di anjurkan untuk memeriksa kondisi catalytic converter.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willycar.wordpress.com/1572/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willycar.wordpress.com/1572/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willycar.wordpress.com/1572/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willycar.wordpress.com/1572/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willycar.wordpress.com/1572/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willycar.wordpress.com/1572/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willycar.wordpress.com/1572/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willycar.wordpress.com/1572/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willycar.wordpress.com/1572/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willycar.wordpress.com/1572/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willycar.wordpress.com&blog=2522555&post=1572&subd=willycar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willycar.wordpress.com/2009/09/11/hubungan-antara-catalytic-converter-dan-ecu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc0b5ce9b41efb9c9d7fa2296ef1980d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">2fast</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www2.warwick.ac.uk/fac/sci/physics/research/condensedmatt/nmr/members/postgraduates/greg/cat.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Catalytic Converter</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.2carpros.com/how_does_it_work/images/ecm_345.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ECM Engine Control Computer</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>